TABANAN – Upaya pembinaan dan pengembangan olahraga catur di Kabupaten Tabanan terus dilakukan melalui berbagai kompetisi. Salah satunya melalui Baturiti Open Rapid Chess Competition 2026 yang digelar di SD Negeri 4 Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (31/5/2026).
Kejuaraan catur cepat tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kategori, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga kategori umum se-Kecamatan Baturiti. Ajang ini menjadi wadah bagi para pecatur muda maupun masyarakat umum untuk mengasah kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta mempererat tali persaudaraan antarpecinta olahraga catur.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua KONI Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, yang hadir memberikan motivasi kepada para peserta agar terus mengembangkan kemampuan dan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.
Dalam sambutannya, Nurbawa menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan pihak sekolah yang telah memberikan ruang bagi tumbuhnya olahraga catur di kalangan pelajar dan masyarakat. Menurutnya, catur merupakan cabang olahraga yang mampu melatih konsentrasi, ketelitian, kesabaran, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
“Melalui kejuaraan seperti ini diharapkan lahir atlet-atlet catur potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kecamatan Baturiti maupun Kabupaten Tabanan pada berbagai ajang kompetisi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SD Negeri 4 Baturiti beserta jajaran guru yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kejuaraan. Kehadiran turnamen ini dinilai tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga media edukasi yang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis dan sportif.
Sejak pagi hari, suasana pertandingan berlangsung semarak. Para peserta tampak serius menyusun strategi di atas papan catur. Dengan format rapid chess atau catur cepat, setiap pemain dituntut mampu berpikir dan mengambil keputusan dalam waktu yang terbatas sehingga pertandingan berlangsung dinamis dan penuh tantangan.
Meski persaingan berlangsung ketat, semangat sportivitas tetap terlihat selama kejuaraan berlangsung. Para peserta saling menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play dan persaudaraan.
Panitia berharap Baturiti Open Rapid Chess Competition dapat menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga catur sekaligus menjadi sarana penjaringan bibit atlet berprestasi sejak usia dini. Dengan semakin banyaknya kompetisi yang digelar, pembinaan atlet catur di Kabupaten Tabanan diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.