Tabanan Naik ke Peringkat 5 PORJAR Bali 2026, Raihan Emas Meningkat Signifikan

Denpasar – Kontingen Kabupaten Tabanan berhasil menunjukkan peningkatan prestasi yang membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali Tahun 2026. Pada penutupan PORJAR Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, A.P., M.Si., hadir langsung mendampingi kontingen sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, guru pendamping, dan pihak terkait yang telah berjuang mengharumkan nama Kabupaten Tabanan di tingkat provinsi, Rabu (10/6).

Berdasarkan hasil akhir perolehan medali, Kabupaten Tabanan berhasil menempati peringkat ke-5 dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Capaian tersebut meningkat dibandingkan PORJAR Bali Tahun 2025, di mana Tabanan berada pada posisi ke-6. Hasil ini sekaligus menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas pembinaan olahraga pelajar yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan olahraga.

Peningkatan prestasi juga terlihat dari jumlah medali emas yang berhasil diraih. Pada PORJAR Bali Tahun 2025, Tabanan mengoleksi 54 medali emas, sedangkan pada tahun 2026 meningkat menjadi 61 medali emas. Secara keseluruhan, kontingen Tabanan berhasil mengumpulkan 247 medali, terdiri atas 61 medali emas, 60 medali perak, dan 126 medali perunggu. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang meraih total 234 medali.

Dalam klasemen akhir, Tabanan berada di bawah empat daerah teratas, yakni Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Gianyar. Meski demikian, peningkatan peringkat dan jumlah medali yang diraih menjadi capaian positif yang patut diapresiasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, menyampaikan rasa bangga atas semangat juang yang ditunjukkan para atlet pelajar selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan. Menurutnya, keberhasilan meningkatkan peringkat dan perolehan medali emas merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh sekolah, pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, official, sekolah, serta dukungan orang tua dan masyarakat. Meskipun belum berhasil menembus empat besar, peningkatan peringkat dan raihan medali emas menjadi modal berharga untuk terus meningkatkan pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Tabanan,” ujarnya.

Sejumlah cabang olahraga menjadi penyumbang utama medali bagi Kontingen Tabanan. Cabang olahraga Wushu tampil sebagai penyumbang medali emas terbanyak dengan raihan 12 medali emas, disusul Petanque dengan 11 medali emas, Panahan dengan 8 medali emas, Dance Sport dengan 7 medali emas, serta kontribusi penting dari cabang Judo, Karate, dan sejumlah cabang olahraga lainnya.

Selain berhasil meningkatkan jumlah medali, beberapa cabang olahraga juga menunjukkan perkembangan prestasi yang positif dibandingkan tahun sebelumnya. Cabang-cabang yang mengalami peningkatan antara lain Wushu, Panahan, Catur, Pencak Silat, Karate, Renang, Woodball, Selam, Menembak, Sepak Takraw, dan Tenis Lapangan. Bahkan sejumlah cabang olahraga baru juga mulai menunjukkan potensi untuk berkembang dan menjadi kekuatan Tabanan pada ajang PORJAR mendatang.

Atas capaian tersebut, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh kontingen yang telah berjuang membawa nama baik daerah. Menurutnya, peningkatan peringkat dari posisi keenam menjadi kelima serta bertambahnya raihan medali emas menunjukkan bahwa pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Tabanan berada pada arah yang tepat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, official, guru pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh. Prestasi ini adalah hasil kerja keras bersama dan menjadi bukti bahwa generasi muda Tabanan memiliki potensi besar untuk berprestasi. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus mendukung pengembangan olahraga pelajar melalui pembinaan yang berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet unggul yang dapat mengharumkan nama Tabanan di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar Sanjaya.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya berharap capaian yang diraih pada PORJAR Bali 2026 dapat menjadi motivasi bagi seluruh pelajar di Kabupaten Tabanan untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki semangat pantang menyerah dalam meraih prestasi.

Menurutnya, olahraga tidak hanya bertujuan mencetak juara dan peraih medali, tetapi juga menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, berintegritas, dan mampu bersaing di masa depan.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, S.E., menilai capaian Kontingen Tabanan pada PORJAR Bali 2026 merupakan hasil yang patut disyukuri sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi agenda olahraga yang lebih besar ke depan.

Menurutnya, PORJAR tidak hanya menjadi ajang kompetisi pelajar, tetapi juga sarana pemantauan dan pembinaan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya akan dipersiapkan untuk memperkuat Kabupaten Tabanan pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

“PORJAR Bali 2026 menjadi ajang pemanasan sekaligus evaluasi bagi seluruh induk organisasi cabang olahraga di Kabupaten Tabanan. Dari hasil yang dicapai tahun ini, kita dapat melihat cabang olahraga yang mengalami peningkatan maupun yang masih memerlukan pembinaan lebih intensif. Evaluasi ini sangat penting sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov Bali XVII Tahun 2027 di Kabupaten Buleleng,” ujar Nurbawa.

Ia menambahkan, KONI Tabanan akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Dinas Pendidikan, sekolah, serta seluruh pengurus cabang olahraga untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet usia dini dan pelajar.

“Kami mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, official, dan pihak sekolah yang telah memberikan kemampuan terbaiknya. Peningkatan peringkat Tabanan dari posisi keenam menjadi kelima menunjukkan adanya progres yang baik. Namun, capaian ini tidak boleh membuat kita berpuas diri. Justru ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras agar Tabanan mampu bersaing dan meraih hasil yang lebih optimal pada Porprov Bali 2027 maupun event-event olahraga lainnya,” tegasnya.

Dengan berakhirnya PORJAR Bali Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pendidikan bersama KONI Tabanan dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pembinaan olahraga pelajar secara berjenjang dan berkelanjutan. Keberhasilan naik satu peringkat serta meningkatnya jumlah medali emas yang diraih menjadi modal penting sekaligus motivasi bagi seluruh insan olahraga Tabanan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada PORJAR maupun Porprov Bali mendatang.

Capaian pada PORJAR Bali 2026 ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi Kabupaten Tabanan dalam mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVII Tahun 2027 di Kabupaten Buleleng, sekaligus mewujudkan Tabanan sebagai salah satu kekuatan olahraga prestasi di Provinsi Bali.