Tabanan – Ketua KONI Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, S.E., menerima audiensi Panitia STIKES Advaita Medika Tabanan Cup IX di Sekretariat KONI Kabupaten Tabanan, Jumat (19/6/2026). Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka penyampaian rencana pelaksanaan Kompetisi Petanque Antar SMP dan SMA/SMK se-Bali Tahun 2026 yang akan digelar pada 22–23 Juni 2026 di Lapangan Petanque Debes, Tabanan.
Kehadiran panitia disambut langsung oleh Ketua KONI Tabanan bersama jajaran pengurus. Dalam pertemuan tersebut, panitia memaparkan berbagai persiapan yang telah dilakukan, mulai dari teknis pelaksanaan pertandingan, peserta yang akan berpartisipasi, hingga dukungan yang diharapkan dari KONI Tabanan demi kelancaran kegiatan.
Ketua Panitia STIKES Advaita Medika Tabanan Cup IX menyampaikan bahwa kompetisi ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi pelajar SMP dan SMA/SMK se-Bali dalam mengembangkan bakat dan kemampuan di cabang olahraga petanque. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat persaudaraan antarpelajar serta meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga petanque.
Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, menyambut baik pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi yang melibatkan pelajar merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet usia dini yang berkelanjutan.
“Kejuaraan seperti ini sangat positif karena menjadi wadah bagi atlet-atlet muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan membangun mental kompetitif. KONI Tabanan tentu mendukung setiap kegiatan olahraga yang berorientasi pada pembinaan dan pengembangan prestasi atlet,” ujarnya.
Nurbawa juga berharap pelaksanaan STIKES Advaita Medika Tabanan Cup IX dapat berjalan lancar serta menjadi momentum untuk melahirkan bibit-bibit atlet petanque yang berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Kompetisi Petanque Antar SMP dan SMA/SMK se-Bali Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 22–23 Juni 2026, bertempat di Lapangan Petanque Debes Tabanan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu agenda pembinaan olahraga pelajar yang mampu mendorong peningkatan prestasi cabang olahraga petanque di Bali, khususnya di Kabupaten Tabanan.