GIANYAR – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, S.E., menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus KONI Kabupaten Gianyar masa bakti 2026–2030 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar, Jumat (25/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi KONI Kabupaten Gianyar dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga di Kabupaten Gianyar. Kegiatan turut dihadiri Bupati Gianyar I Made Mahayastra, S.TP., Par., M.A.P., Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, S.H., Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Gianyar I Ketut Astawa Suyasa, Kabag SDM Polres Gianyar Kompol I Made Sutika, Kasubsi II Intelijen Kejari Gianyar Keenan Abraham Siregar, S.H., serta Sekretaris Umum KONI Bali I Ketut Jagra Sunu.
Hadir pula perwakilan Danyon Zipur 18/YKR, para Asisten dan Staf Ahli Setda Gianyar, pimpinan OPD, para Ketua Umum KONI Kabupaten/Kota se-Bali, serta atlet Kabupaten Gianyar.
Dalam kepengurusan KONI Kabupaten Gianyar masa bakti 2026–2030, I Dewa Gede Alit Mudiarta, S.E., M.M., dipercaya sebagai Ketua KONI Gianyar. Ia didampingi lima wakil ketua, sementara posisi Sekretaris dipercayakan kepada I Wayan Bun Setiadi, S.E.
Kepengurusan baru tersebut diperkuat sejumlah bidang yang menangani berbagai aspek organisasi dan pembinaan olahraga, di antaranya bidang organisasi, pembinaan prestasi, penelitian dan pengelolaan data, pendidikan dan penataran, mobilisasi sumber daya dan kesejahteraan pelaku olahraga, media dan hubungan masyarakat, hukum dan etika, kesehatan, serta audit internal.
Sekretaris Umum KONI Bali I Ketut Jagra Sunu dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan pengurus baru merupakan momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di Kabupaten Gianyar.
Ia berharap jajaran pengurus KONI Gianyar masa bakti 2026–2030 dapat menjalankan amanah secara profesional, solid dan transparan, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.
Pembinaan atlet, lanjutnya, juga perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah, mulai dari kelompok usia dini hingga atlet berprestasi. Hal tersebut perlu didukung dengan penguatan koordinasi dan sinergi bersama seluruh cabang olahraga agar pembinaan dapat berjalan secara optimal.
Kehadiran Ketua KONI Tabanan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan hubungan antarkepengurusan KONI Kabupaten/Kota se-Bali. Sinergi antardaerah dinilai penting dalam membangun ekosistem olahraga yang semakin kuat serta mendukung peningkatan prestasi olahraga Bali secara keseluruhan.
Pelantikan dan pengukuhan Pengurus KONI Kabupaten Gianyar masa bakti 2026–2030 selanjutnya diharapkan menjadi awal bagi pengurus baru untuk menjalankan program kerja secara konsisten, memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Gianyar di berbagai ajang kompetisi.