TABANAN – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, S.E., menghadiri Pelatihan Kehumasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tabanan, Rabu (23/9/2026), bertempat di Lantai III Kantor Bupati Tabanan.
Pelatihan mengusung tema “Penguatan Kompetensi Kehumasan dalam Mewujudkan Komunikasi Publik yang Profesional, Informatif dan Berintegritas”, dengan semangat “Sinergi Pers dan Pemerintah untuk Informasi Publik yang Berkualitas”. Kegiatan dibuka oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., dan diikuti perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Kehadiran Ketua KONI Tabanan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan informasi dan komunikasi publik, khususnya dalam menyampaikan berbagai program, kegiatan pembinaan serta capaian prestasi olahraga kepada masyarakat.
I Made Nurbawa mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan media digital membuat kebutuhan terhadap informasi yang cepat dan mudah diakses semakin tinggi. Kondisi tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan kemampuan organisasi dalam menyampaikan informasi secara akurat, proporsional dan bertanggung jawab.
“Komunikasi publik memiliki peran penting dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap berbagai program dan kegiatan olahraga. Apa yang dilakukan KONI bersama cabang olahraga, atlet dan insan olahraga tentu perlu disampaikan kepada masyarakat dengan informasi yang benar, jelas dan mudah dipahami,” ujar Nurbawa.

Ia menegaskan, publikasi olahraga tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan atau perolehan medali, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan proses pembinaan atlet, kerja keras para pelatih, peran pengurus cabang olahraga serta dukungan berbagai pihak dalam membangun prestasi olahraga Tabanan.
“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Ada proses pembinaan, latihan, kompetisi dan kerja keras atlet serta pelatih. Informasi mengenai proses tersebut juga penting disampaikan kepada masyarakat agar publik mengetahui bagaimana perjalanan menuju prestasi,” katanya.
Menurut Nurbawa, sinergi antara KONI, pemerintah daerah dan insan pers menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem informasi olahraga yang sehat. Pers memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sementara organisasi olahraga berkewajiban menyediakan informasi yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Hubungan dengan media harus dibangun secara profesional dan terbuka. Kami tentu membutuhkan media untuk menyampaikan berbagai informasi olahraga kepada masyarakat. Sebaliknya, kami juga harus mampu menyediakan informasi yang akurat, sehingga pemberitaan yang diterima publik memiliki dasar informasi yang jelas,” ujar Nurbawa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menekankan bahwa kehumasan pemerintah bukan hanya mengenai penyampaian kegiatan, tetapi bagaimana memastikan program pemerintah dapat dipahami dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kehumasan pemerintah bukan hanya bagaimana menyampaikan kegiatan, tetapi bagaimana memastikan apa yang dilakukan pemerintah dapat dipahami masyarakat. Karena itu, informasi publik harus disampaikan secara benar, terbuka, informatif dan bertanggung jawab,” ujar Bupati Sanjaya.
Pelatihan PWI Tabanan juga menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Bali I Gusti Made Bang (IGMB) Dwikora Putra, Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Bali Arief Wibisono, serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Winiantara.
Materi yang diberikan meliputi pemahaman mengenai perbedaan media pers dan media sosial, latihan menulis berita serta fungsi kehumasan pemerintah. Peserta juga mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab terkait pengelolaan informasi publik.
Nurbawa menyambut positif materi yang diberikan karena dinilai dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas penyampaian informasi organisasi, termasuk dalam publikasi berbagai agenda pembinaan dan prestasi olahraga Kabupaten Tabanan.
“Yang kita bangun bukan hanya publikasi kegiatan, tetapi komunikasi yang memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat. Semoga melalui sinergi yang baik dengan pers, informasi mengenai olahraga Tabanan, mulai dari pembinaan atlet hingga prestasi yang diraih, dapat tersampaikan secara lebih luas dan positif,” pungkasnya.
Melalui penguatan komunikasi publik tersebut, KONI Tabanan berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya tata kelola informasi olahraga yang profesional, transparan dan informatif sebagai bagian dari upaya bersama menuju Tabanan Berprestasi.