TABANAN – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan menghadiri pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Savate Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Debes, Kabupaten Tabanan, Jumat (9/10/2026). Kejuaraan yang diikuti sekitar 50 atlet dari 9 kabupaten/kota di Bali ini menjadi momentum untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mengevaluasi hasil pembinaan cabang olahraga Savate di daerah.
Selama dua hari pelaksanaan, kejuaraan ini dijadwalkan mempertandingkan sebanyak 100 pertandingan yang terbagi dalam dua kategori, yakni assault dan combat. Ajang tersebut untuk pertama kalinya digelar di GOR Debes, Tabanan, sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan olahraga Savate serta meningkatkan kualitas atlet di Provinsi Bali.
Pembukaan kejuaraan dihadiri Sekretaris Pengurus Besar (PB) Savate Indonesia, Sekretaris Umum KONI Bali, Ketua Umum KONI Kabupaten Tabanan, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, perwakilan Polres Tabanan, serta para ketua Savate kabupaten/kota se-Bali.

Keterlibatan berbagai unsur olahraga dan pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam membangun pembinaan atlet yang terarah dan berkelanjutan.
Keikutsertaan sekitar 50 atlet dari 9 kabupaten/kota di Bali menunjukkan adanya potensi pengembangan olahraga Savate di tingkat daerah. Dengan total 100 pertandingan selama dua hari, kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menguji kemampuan teknik, fisik, strategi, serta mental bertanding.
Kategori assault dan combat yang dipertandingkan memberikan ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sesuai karakteristik masing-masing nomor. Selain mengejar prestasi, para peserta juga diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi ketentuan pertandingan.
Penyelenggaraan Kejurprov ini juga memiliki nilai strategis bagi pengurus cabang olahraga dan pelatih untuk mengevaluasi efektivitas program latihan. Hasil pertandingan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pembinaan berikutnya, termasuk meningkatkan kualitas atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi pada jenjang lebih tinggi.
Ketua Umum KONI Kabupaten Tabanan dalam draf pernyataannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kejurprov Savate Provinsi Bali Tahun 2026 di GOR Debes Tabanan.
Menurutnya, kejuaraan tingkat provinsi bukan sekadar ajang untuk memperebutkan medali, tetapi juga menjadi sarana mengukur kemampuan atlet dan mengevaluasi proses pembinaan yang telah berjalan.
“Penyelenggaraan Kejurprov Savate Provinsi Bali Tahun 2026 ini merupakan kesempatan yang baik bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan, mengukur hasil latihan, serta meningkatkan pengalaman bertanding. Kami berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” demikian draf statemen Ketua Umum KONI Kabupaten Tabanan.
Ia menambahkan, pembinaan olahraga prestasi membutuhkan proses yang terencana dan berkesinambungan. Karena itu, kompetisi perlu dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui perkembangan atlet, sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.
“Prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan kedisiplinan atlet, kualitas pelatih, dukungan organisasi, serta program pembinaan yang konsisten. Melalui kejuaraan seperti ini, kita dapat melihat sejauh mana perkembangan atlet sekaligus menentukan langkah perbaikan untuk menghadapi kompetisi selanjutnya,” lanjut draf pernyataan tersebut.
GOR Debes Jadi Lokasi Perdana Kejurprov Savate
Pelaksanaan Kejurprov Savate Bali 2026 di GOR Debes menjadi catatan tersendiri karena untuk pertama kalinya kejuaraan tersebut digelar di lokasi itu. Penyelenggaraan ini diharapkan dapat memperluas ruang kompetisi olahraga sekaligus mendorong perhatian masyarakat terhadap perkembangan Savate di Kabupaten Tabanan dan Bali secara umum.
Selain aspek prestasi, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi wadah pembentukan karakter atlet, terutama dalam hal disiplin, tanggung jawab, pengendalian diri, dan penghormatan terhadap lawan.
KONI Kabupaten Tabanan diharapkan terus memperkuat koordinasi dengan pengurus cabang olahraga dan para pemangku kepentingan untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dengan kompetisi yang terukur dan evaluasi yang konsisten, potensi atlet daerah diharapkan dapat berkembang sehingga mampu bersaing pada kejuaraan yang lebih tinggi.
Melalui Kejurprov Savate Provinsi Bali Tahun 2026, olahraga Savate diharapkan semakin berkembang, memiliki regenerasi atlet yang kuat, serta mampu melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Bali.