Ketua KONI Tabanan Saksikan Perjuangan Atlet Wushu di Bupati Badung Cup 2026

BADUNG – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, S.E., menyaksikan langsung perjuangan atlet Wushu Tabanan dalam ajang Kejuaraan Wushu Piala Bupati Badung Cup 2026, yang berlangsung di GOR Purna Krida Kerobokan, Kabupaten Badung, Minggu (12/9/2026).

Kejuaraan yang untuk pertama kalinya digelar tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 September 2026, dan diikuti sebanyak 435 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Bali serta sejumlah peserta dari luar Pulau Bali.

Kehadiran Ketua KONI Tabanan menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap pembinaan atlet Wushu Tabanan yang tengah berjuang mengukir prestasi. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., turut menyaksikan pertandingan secara langsung. Kehadiran kedua pimpinan tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat tambahan bagi para atlet yang bertanding.

Pada kejuaraan ini, Pengkab Wushu Indonesia (WI) Tabanan berhasil meraih medali emas, sekaligus menunjukkan potensi atlet Tabanan di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai daerah.

Kejuaraan Wushu Piala Bupati Badung Cup 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana try out, evaluasi kemampuan, serta pembibitan atlet secara berjenjang, mulai dari kelompok usia dini hingga kategori senior. Kejuaraan ini diharapkan mampu menjadi bagian dari proses pembinaan atlet untuk menghadapi berbagai kejuaraan pada tingkat regional maupun nasional.

Penyelenggara juga membuka kesempatan bagi insan Wushu dari seluruh Bali dan luar Bali untuk ambil bagian. Dengan demikian, turnamen ini menjadi ruang bagi para atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan mereka menghadapi lawan dari berbagai daerah.

Selain mempertandingkan atlet dari kelompok usia dini hingga senior, kejuaraan tersebut turut melibatkan para praktisi dan veteran Wushu. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan motivasi, pengalaman, serta inspirasi kepada generasi muda Wushu dalam mengembangkan kemampuan dan menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga tersebut.

Ketua KONI Tabanan I Made Nurbawa, S.E., mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut yang dinilai memberikan ruang kompetisi bagi atlet sekaligus menjadi bagian penting dalam proses pembinaan.

“Kejuaraan seperti ini sangat penting bagi atlet karena menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding. Bagi KONI Tabanan, kompetisi menjadi bagian dari proses pembinaan yang harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga atlet senior,” ujar Nurbawa.

Menurutnya, prestasi tidak dapat dicapai secara instan, tetapi membutuhkan proses pembinaan, kompetisi yang berkelanjutan, serta dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, KONI Tabanan terus mendorong seluruh cabang olahraga, termasuk Wushu, untuk aktif mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan kualitas atlet.

“Yang paling penting adalah bagaimana setiap pertandingan dapat menjadi pengalaman bagi atlet untuk terus berkembang. Kami berharap atlet Wushu Tabanan tidak hanya mengejar prestasi saat ini, tetapi juga memiliki mental bertanding dan pengalaman yang cukup untuk menghadapi kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Keberhasilan Pengkab Wushu Tabanan meraih medali emas dalam Bupati Badung Cup 2026 menjadi salah satu catatan positif dalam proses pembinaan atlet. Dukungan langsung dari jajaran pimpinan daerah dan KONI diharapkan semakin meningkatkan motivasi para atlet untuk terus berlatih dan berprestasi, sekaligus memperkuat kontribusi Wushu dalam mendukung prestasi olahraga Kabupaten Tabanan.