Ketua KONI Tabanan Hadiri Pembukaan Perisai Diri Open Tournament II Tahun 2026, Diikuti 400 Atlet se-Bali

Tabanan, Jumat, 7 Agustus 2026 – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, S.E., menghadiri pembukaan Perisai Diri Open Tournament II Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Debes, Tabanan, Jumat (7/8/2026). Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Tabanan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan.

Turnamen yang berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Agustus 2026, mengusung tema “Budaya, Keluarga, dan Prestasi”. Kegiatan ini diikuti oleh 400 atlet dari kabupaten dan kota se-Bali sebagai ajang pembinaan, pengembangan prestasi, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarpeserta melalui olahraga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua IPSI Kabupaten Tabanan, jajaran pengurus, pelatih, official, para atlet, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota di Bali.

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Pemerintah Kabupaten Tabanan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Perisai Diri Open Tournament II Tahun 2026. Kejuaraan ini dinilai menjadi wadah strategis untuk membangun karakter generasi muda melalui olahraga, sekaligus meningkatkan kualitas atlet agar mampu bersaing pada berbagai jenjang kompetisi.

Ketua KONI Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, S.E., menyampaikan bahwa penyelenggaraan kejuaraan seperti ini memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet. Menurutnya, kompetisi merupakan sarana untuk mengukur hasil latihan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membentuk mental juara.

“KONI Kabupaten Tabanan mengapresiasi terselenggaranya Perisai Diri Open Tournament II Tahun 2026. Kejuaraan seperti ini menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kebersamaan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” ujar I Made Nurbawa.

Sementara itu, kehadiran Ketua IPSI Kabupaten Tabanan menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga bela diri di Kabupaten Tabanan. Sinergi antara KONI, IPSI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Mengusung tema “Budaya, Keluarga, dan Prestasi”, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat nilai-nilai kebersamaan, melestarikan budaya, serta membangun karakter atlet yang disiplin, tangguh, dan berintegritas.

Dengan diikuti 400 atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Bali, Perisai Diri Open Tournament II Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang akan menjadi generasi penerus olahraga bela diri sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan prestasi olahraga Bali di masa mendatang.