Tabanan – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) bersama seluruh cabang olahraga (cabor) di GOR Debes, Kecamatan Tabanan, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus mematangkan arah kebijakan pembinaan olahraga menuju peningkatan prestasi daerah.
Rakerkab KONI Tabanan 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus KONI Tabanan, seluruh pengurus cabang olahraga, Ketua KONI Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga (PDPO).
Ketua Umum KONI Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, menegaskan bahwa pelaksanaan Rakerkab merupakan mandat organisasi yang wajib dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun. Namun demikian, ia menekankan bahwa Rakerkab tahun 2026 memiliki nilai strategis yang jauh melampaui sekadar agenda rutin organisasi.
“Rakerkab ini bukan hanya kewajiban organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program yang sudah berjalan sekaligus menyusun langkah strategis pembinaan olahraga Tabanan ke depan,” ujar Made Nurbawa dalam wawancara di sela-sela kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa agenda utama Rakerkab KONI Tabanan tahun 2026 difokuskan pada tiga pilar utama, yakni evaluasi pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya, pemantapan program yang sedang berjalan di tahun 2026, serta penggalian gagasan dan perumusan program kerja untuk tahun 2027.
“Kita tidak bisa berhenti di program yang sedang berjalan. Program tahun 2027 sudah harus kita siapkan dan sampaikan di tahun 2026 ini. Bahkan, proposal program ke Pemerintah Daerah direncanakan akan kita ajukan pada April mendatang,” jelasnya.
Menurut Made Nurbawa, mekanisme organisasi melalui Rakerkab sangat penting sebagai ajang konsolidasi seluruh pengurus cabang olahraga dan pemangku kepentingan olahraga di Kabupaten Tabanan. Forum ini menjadi sarana pengambilan keputusan teknis dan strategis demi mewujudkan visi besar Tabanan Berprestasi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa fokus utama KONI Tabanan saat ini adalah menyiapkan atlet-atlet unggulan yang akan diturunkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Buleleng. Ajang Porprov tersebut dipandang sebagai tahapan penting sekaligus pintu masuk bagi atlet Tabanan untuk menembus kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Target juara tentu ada, tetapi yang paling penting adalah persiapannya. Porprov di Buleleng nanti menjadi ajang evaluasi atlet Bali, khususnya atlet Tabanan, agar bisa lolos ke PON 2028. Kita harus mengikuti regulasi dan periodisasi yang ada agar tidak terlambat dalam persiapan,” tegasnya.
Melalui Rakerkab ini, KONI Tabanan berharap seluruh pengurus cabang olahraga dan pemangku kepentingan memiliki kesadaran kolektif mengenai pentingnya pembinaan atlet yang terencana, berjenjang, dan berkelanjutan. Made Nurbawa menekankan bahwa prestasi olahraga tidak lahir secara instan, melainkan melalui perencanaan matang dan kerja organisasi yang solid.
“Kesuksesan atlet di lapangan hijau maupun di gelanggang olahraga sangat bergantung pada kematangan perencanaan di meja rapat. Karena itu, Rakerkab ini menjadi fondasi penting bagi prestasi olahraga Tabanan ke depan,” pungkasnya.
