Tabanan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Tabanan. Dalam ajang Kejuaraan Tinju Jember Fighting Competition Piala Bupati Jember 2026 yang digelar di Gedung Nusantara Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 16 hingga 19 Januari 2025, seluruh atlet yang diturunkan Pertina Tabanan berhasil meraih medali emas di kelas masing-masing.
Sebanyak tujuh atlet dikirim untuk mengikuti kejuaraan tersebut, dan semuanya tampil gemilang dengan menunjukkan kemampuan teknik, strategi, serta mental bertanding yang solid hingga menuntaskan pertandingan dengan kemenangan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata konsistensi pembinaan atlet tinju di Kabupaten Tabanan.
Pada kejuaraan tersebut, Ketua KONI Kabupaten Tabanan turut hadir langsung di arena pertandingan untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para atlet. Kehadiran Ketua KONI menjadi penyemangat tersendiri bagi para petinju Tabanan yang tengah berjuang membawa nama daerah di tingkat nasional.

Adapun tujuh atlet peraih medali emas yakni Ni Kadek Bintang Dwi Ariani yang turun di kelas Youth Putri 51 kilogram, Salsabila Amira Rhamadani di kelas Youth Putri 48 kilogram, Dominggus Mhikael Kuanine pada kelas Youth Putra 51 kilogram, serta I Gusti Putu Ngurah Agung Pastika Wirady Buana di kelas Youth Putra 60 kilogram.
Sementara dari kategori Elite Men, medali emas diraih oleh Imam Bohori di kelas 51 kilogram, Antomus Seke pada kelas 58 kilogram, dan Agusto Mario Nanga yang tampil impresif di kelas 64 kilogram.
Kejuaraan Jember Fighting Competition merupakan ajang bergengsi yang diikuti atlet tinju dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi sarana pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan atlet. Prestasi yang diraih Pertina Tabanan diharapkan mampu menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya serta memperkuat posisi Kabupaten Tabanan sebagai salah satu daerah penghasil atlet tinju berprestasi.
Ke depan, Pertina Tabanan bersama KONI Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan prestasi olahraga melalui pembinaan berkelanjutan dan keikutsertaan dalam berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional.